
Inilah
EEV IOT suatu pemancar TV, range maksimal out dari IOT ini antara 66 sampai 80kW
Frekuensi range 470 - 810 mHZ
Power gain 20.5 s/d 23 dB
Beam voltage 30 s/d 38 kV
IOT atau Inductive Output Tube saat ini banyak dipakai karena memiliki efisisiensi dari Klystron(karena daerah katoda,seperti sebuah tetrode,melewatkan kerja penguat kelas B atau AB)
IOT bisa juga disebut dengan KLYSTRODE = Klystron & Tetroda.
Elemen-elemen utama IOT;
- Katoda, pemanasan tak langsung
- Grid
- Input cavity
- Pembukaan Anoda
- Output cavity
- Collector
- System focus magnetic
Polarisasi Magnetostatic dan Electrostatic IOT;
- Anoda,Collector dan Cavitynya digroundkan
- Tegangan Negatif yang tinggi diberikan ke katoda(sampai puluhan kV)
- Sebuah tegangan yg kecil (ratusan volt) diberikan ke grid dan katodanya (tegangan tinggi antara grid dan groundnya)
- Beam electron dibenamkan dalam sebuah medan magnetic yg focus disupply dari sebuah selenoid,kecuali daerah collector,terlindungi secara magnetic
Kelebihan IOT-IOT tidak membutuhkan power DC yg tinggi dan block device ac,karena tdk ada tegangan dc pada cavity output
- Penguatan yang sangat tinggi, misal iput 200-300 W bisa 50kw lebih outputnya dll.
Kekurangan IOT- Mahal
- Mempunyai masa kerja sampai 20.000 jam dll.
Salam